Hubungan Jarak Jauh Tidak Selalu Berakhir Manis


Hubungan jarak jauh yang ada di cerita film kebanyakan berhasil ya. Tapi cerita yang manis sepertinya hanya ada di film saja. Tidak begitu dengan saya. Menjalin kasih dengan seorang tentara yang membuat kami harus terpisah jarak, dia di Surabaya dan saya di Palembang. Perjalanan cinta yang awalnya baik-baik saja seketika berubah sesaat setelah dia harus bertugas di Surabaya.
Singkat cerita, saya dan dia dapat menjalin cinta yang semulanya berasal dari chatting di social media. Pendekatan yang cukup lama tapi berkesan, dimana saya yang saat itu memang sedang tidak memiliki pasangan begitu juga dengan dia.

Kami sering menghabiskan waktu pendekatan kami dengan video call. Saat video call ini, dia mengatakan jika dia di Palembang tidak akan lama, hanya beberapa bulan saja. Karena itu, saya langsung memutuskan untuk berhenti berharap karena saya tidak yakin ada cinta atau hubungan jarak jauh yang berhasil. Tapi, setelah bertemu dengannya, dia menjanjikan akan bekerja di Palembang hingga beberapa tahun kedepan. Karena saya merasa waktu dia di Palembang cukup lama, tidak ada salahnya bukan untuk mencoba. Awalnya saya biasa-biasa saja.

Tidak langsung memiliki cinta yang besar terhadapnya. Saya merasa , saya hanya kagum kepadanya, dengan fisiknya yang agak berisi, tinggi, kulit sawo matang yang membuat saya terpesona pada saat pandangan pertama. Ternyata, setelah dikenalkan dengan dia, orangtua saya juga setuju dan merestui hubungan kami. Ya, sebelumnya saya menjalin hubungan yang cukup lama yakni 4 tahun yang harus berakhir karena hubungan kami tidak direstui. Dari yang semula kagum akhirnya menjadi benar-benar cinta. Dalam seminggu , kami bisa beberapa kali menghabiskan hari untuk sekedar jalan bareng, nonton bareng, karokean, makan diluar dan lain-lain. Dia sedang tidak bekerja dan saya selalu libur di tiap harinya. Namanya juga mahasiwa yang sedang skripsian, tidak ada waktu pasti untuk bimbingan.

Dia adalah laki-laki pertama yang membuat saya benar-benar jatuh cinta. Pacar sebelumnya memang saya cinta tapi untuk kali ini, dia yang bisa membuat saya tersenyum bahagia berhari-hari karena sikapnya yang lembut dan romantic. Berbeda dengan pacar yang sebelumnya yang kasar, mamas memang selalu membuat saya merasa dihargai sebagai pasangan dia. Semuanya baik-baik saja, bahkan mamas juga bisa merubah sifat dan sikap saya yang semula keras kepala menjadi lembut karena perlakuan dia. Hal ini juga yang membuat ibu saya sangat menyukai mamas karena mampu membuat anaknya berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak ada yang namanya pertengkaran hebat, hanya ada bumbu-bumbu cemburu yang menghiasi. Namun, semuanya berubah ketika mamas pergi ke Surabaya karena harus pindah tugas lagi kesana. Hari pertama dia di Surabaya, dia tidak menelpon atau mengirim pesan sama sekali yang membuat saya takut, cemas, gelisah. Saya takut ada sesuatu yang buruk menimpanya. Seharian, tanpa kabar dari dia, saya bahkan tidak makan, tidak melakukan aktifitas apapun karena pikiran ini selalu tertuju padanya. Di hari kedua, ada pesan masuk dan ternyata itu dari mamas. Dia mengabarkan jika sudah sampai dan meminta maaf karena kemarin tidak bisa chat, charger hpnya rusak jadi terpaksa dia harus beli charger dulu. Tapi disini saya sudah mulai curiga karena untuk membalas pesan saya dia butuh waktu yang lama.

Akhirnya saya memutuskan untuk memfollow instagram mantannya sebelum dia pacaran sama saya dengan akun fake saya. Betapa kagetnya saya ketika melihat instastorynya sedang bersama laki-laki yang masih menjadi pacar saya kala itu. Berhari-hari storynya diisi dengan foto pacar saya.Kemudian saya menanyakan hal ini kepada mamas dan jawabannya juga tidak tegas. Banyak kebohongan yang mamas ucapkan tapi bodohnya saya, saya tetap menerimanya lagi. Mantannya sendiri tinggal di jawa tapi saya lupa di kota mana, yang pasti dekat dengan Surabaya hingga membuat mereka bisa untuk saling bertemu hampir di tiap harinya. Sekarang, hubungan itu entah apa namanya, tidak ada kata putus hingga di akhir percakapan kami. Dan yah, dia bakal nikah dengan mantannya di tahun ini, dan saya masih bahagia dengan kesendirian yang sudah satu tahun lebih ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Cinta Terbentur Restu Orangtua

Ketika Cinta Tumbuh Dalam Sebuah Persahabatan

Pahitnya Hidup Para Kaum LDR